Indomalut.com — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara merilis capaian publikasi Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD) kabupaten/kota tahun 2024. Dari pemaparan resmi yang ditampilkan melalui layar presentasi, terungkap bahwa masih terdapat dua daerah yang belum melakukan publikasi data sektoral, yakni Kabupaten Halmahera Barat dan Kota Ternate. Keduanya tercatat memiliki jumlah publikasi 0 sepanjang tahun 2024.
Sementara itu, delapan daerah lainnya telah melakukan publikasi data dengan capaian yang bervariasi. Kabupaten Halmahera Tengah menjadi salah satu penyumbang publikasi terbesar dengan 4.367 judul data. Disusul oleh Halmahera Selatan (4.877), Halmahera Utara (4.734), dan Kabupaten Pulau Taliabu (4.823). Kota Tidore Kepulauan juga tercatat aktif dengan total 4.505 publikasi data sektoral.
Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara, Dr. Muhammad Sarmin S. Adam, menjelaskan bahwa capaian ini menjadi bagian dari evaluasi pembangunan berbasis data yang terus diperkuat oleh pemerintah provinsi.
“Ketersediaan data sektoral sangat penting untuk mendukung perencanaan yang tepat sasaran serta meningkatkan akuntabilitas pembangunan di seluruh wilayah Maluku Utara,” tegas Sarmin, Rabu (26/11/2025).
Dalam visualisasi peta yang ditampilkan, dua daerah yang belum melakukan publikasi data ditandai dengan warna merah sebagai indikator perlunya percepatan perbaikan tata kelola data.
Sarmin menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendorong agar Kabupaten Halmahera Barat dan Kota Ternate segera menyelesaikan proses publikasi data sektoral agar tidak tertinggal dalam integrasi data pembangunan regional.
“Kami berharap peningkatan kesadaran dan komitmen dari seluruh pemerintah kabupaten/kota dapat memperkuat kualitas tata kelola data, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan Maluku Utara yang lebih baik,” pungkasnya. ***







