Indomalut.com, Morotai – Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK LMND) Pulau Morotai mengancam akan menggelar aksi besar-besaran apabila Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Inspektorat Daerah, serta jajaran Kepolisian tidak segera menindaklanjuti tuntutan mereka terkait carut-marut pemerintahan dan lemahnya penegakan hukum di Kecamatan Morotai Jaya.
Ketua EK LMND Pulau Morotai, Habibi Inga, menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai harus segera mencopot Camat Morotai Jaya yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap pemerintahan desa.
Menurut Habibi, kegagalan tersebut telah berdampak luas pada ketidakstabilan penyelenggaraan pemerintahan desa serta memicu keresahan di tengah masyarakat.
“Kami menilai Camat Morotai Jaya gagal total menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dampaknya sangat serius, mulai dari ketidakteraturan pemerintahan desa hingga keresahan masyarakat,” ujar Habibi, dalam keterangannya.
Selain itu, EK LMND juga mendesak Inspektorat Daerah Kabupaten Pulau Morotai untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Kepala Desa Sopi. Mereka menilai terdapat indikasi kuat adanya penyimpangan dalam tata kelola pemerintahan desa yang selama ini terkesan dibiarkan tanpa pengawasan yang serius.
“Jika Inspektorat terus diam, maka patut diduga terjadi pembiaran secara sistemik, bahkan keberpihakan terhadap praktik-praktik bermasalah yang terjadi di desa,” tegasnya.
EK LMND juga menekankan bahwa tuntutan tersebut harus segera direspons oleh pihak terkait. Apabila tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, mereka menyatakan siap menggelar aksi massa secara besar-besaran.
Aksi tersebut, kata Habibi, akan melibatkan mahasiswa, pemuda, serta masyarakat Desa Sopi dan akan dipusatkan di Kantor Bupati Pulau Morotai dan Polres Pulau Morotai.
“Langkah ini merupakan bentuk perlawanan terhadap pembiaran kekuasaan dan simbol kegagalan pemerintah daerah dalam menjalankan prinsip pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.












