Indomalut.com, Ternate – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang Kapal Motor (KM) Intim Teratai yang kandas di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa dini hari (17/2/2026) sekitar pukul 04.45 WIT. Seluruh penumpang dilaporkan selamat, meski sebagian mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Polres Ternate, Lanal Ternate, KSOP Ternate, serta tim kesehatan dari Makian. Tim bergerak cepat setelah menerima laporan kapal kandas saat berlayar dari Pelabuhan Kupal menuju Bastiong, Ternate.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan proses evakuasi dilakukan segera setelah informasi diterima.
“Begitu mendapat informasi, tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi penumpang,” ujarnya.
Evakuasi dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan korban yang membutuhkan penanganan medis. Seorang penumpang perempuan yang mengalami sesak napas dan diduga dalam kondisi kritis dievakuasi lebih dahulu menggunakan kapal cepat menuju RSUD Chasan Boesoirie Ternate. Enam penumpang lainnya kemudian turut dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Selanjutnya, kapal milik KSOP mengevakuasi 54 penumpang, disusul KN SAR Pandudewanata yang membawa 135 orang, serta KP Wibisana milik Polairud Maluku Utara yang mengevakuasi 45 orang. Tiga penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri menggunakan perahu cepat secara mandiri.
Secara keseluruhan, tim SAR gabungan menyelamatkan 246 orang, jumlah yang melebihi data manifes kapal yang tercatat sekitar 140 penumpang.
“Untuk data manifes memang 140 orang, tetapi jumlah korban yang dievakuasi mencapai 246 orang. Terkait kelebihan penumpang bukan kewenangan kami,” kata Iwan.
Dari total korban, 14 orang dilaporkan mengalami luka berat dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Chasan Boesoirie Ternate.
Kapolres Ternate, Anita Ratna Yulianto, menyampaikan pihaknya menurunkan sekitar 150 personel untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban di Pelabuhan Ahmad Yani. Polisi juga menyiagakan tim kesehatan guna melakukan pemeriksaan awal bagi para penumpang yang tiba.
“Kami menurunkan tim kesehatan untuk pemeriksaan awal dan memberikan pertolongan pertama bagi korban yang mengalami luka ringan,” ujarnya.
Selain itu, Polres Ternate menyiapkan dua unit bus dan tiga mobil untuk mengantar para penumpang kembali ke rumah masing-masing, termasuk ke kawasan permukiman yang sulit dijangkau kendaraan besar.
Hingga berita ini naik tayang, seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, penyebab kandasnya KM Intim Teratai masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)












