News  

Pendaftaran Calon Dekan FIB Unkhair Dibuka Mulai 2 Januari 2026

Ketua Panitia Pemilihan Dekan FIB Unkhair, Jainul Yusup (Foto: Istimewa)

Indomalut.com, Unkhair Ternate — Pendaftaran calon Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) resmi dibuka mulai Jumat, 2 Januari 2026. Tahapan ini merupakan bagian dari rangkaian penjaringan yang telah berlangsung sejak awal Desember 2025.

Sebelumnya, panitia telah melaksanakan sosialisasi penjaringan bakal calon dekan pada 9–21 Desember 2025, dilanjutkan dengan pengumuman pendaftaran bakal calon pada 22–31 Desember 2025. Sementara itu, pendaftaran resmi calon dekan dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Januari 2026.

Ketua Panitia Pemilihan Dekan FIB Unkhair, Jainul Yusup, kepada media ini, Kamis (1/1/2026), mengatakan bahwa panitia telah melakukan sosialisasi secara langsung kepada para dosen FIB yang memenuhi persyaratan pangkat dan golongan untuk mendaftar sebagai calon dekan.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada dosen-dosen yang memenuhi syarat golongan. Bahkan, panitia juga telah menyurat secara resmi kepada 10 dosen yang memenuhi kriteria pencalonan agar berkenan mendaftarkan diri,” ujar Jainul.

Adapun 10 dosen yang telah menerima surat pemberitahuan pencalonan tersebut, yakni: Dra. Nuprihatina Hasan, M.Hum; Nurain Djalaluddin, S.S., M.A; Dr. Jusan Hi. Jusup, M.Si; Dr. Syahrir Ibnu, M.Si; Dr. Abd. Rahman, M.Si; Dr. Syafrudin Amin, M.A; Dr. Wildan, M.A; Dr. Farida Maricar, M.Hum; Ety Duwila, S.S., M.A; serta Ismail Maulud, S.S., M.Hum.

“Kami menyampaikan kepada mereka yang memenuhi syarat, silakan mendaftar. Mari kita meriahkan pemilihan dekan ini dengan riang gembira,” tutur Jainul yang juga mantan anggota KPU Kota Tidore Kepulauan.

Ia menjelaskan, bagi dosen yang berminat mendaftar sebagai calon dekan FIB Unkhair diwajibkan melengkapi sejumlah persyaratan administrasi. Di antaranya surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah, surat keterangan bebas narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN), dokumen pangkat dan golongan terakhir, serta laporan harta kekayaan bagi calon yang saat ini atau pernah menjabat posisi struktural.

“Setelah pendaftaran, akan dilakukan penelitian administrasi terhadap seluruh dokumen calon. Kelengkapan dokumen menjadi syarat mutlak. Jika tidak lengkap, maka calon akan dinyatakan gugur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Jainul menyampaikan bahwa penyampaian visi, misi, dan program kerja calon dekan dijadwalkan berlangsung pada 4 Februari 2026. Pada tahapan ini, panitia akan menghadirkan inovasi baru dengan melibatkan tim panelis internal FIB Unkhair.

“Tim panelis berasal dari dosen Ilmu Budaya yang memiliki kapasitas dan rekam jejak kepemimpinan, seperti mantan rektor atau Ketua Senat Universitas Khairun. Di antaranya Prof. Dr. Gufran Ali Ibrahim, M.S., Dr. Ridha Ajam, M.Hum, dan Drs. Fahmi Alhadar, M.Hum,” jelas Jainul.

Menurutnya, kehadiran panelis bertujuan untuk memberikan masukan, menilai capaian, serta mengulas kelebihan dan kekurangan FIB Unkhair selama 25 tahun perjalanannya, guna merumuskan arah pengembangan fakultas ke depan.

Dalam agenda penyampaian visi dan misi tersebut, panitia juga akan mengundang Rektor Unkhair, mantan rektor, mantan dekan FIB, seluruh dosen, Ketua dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), pengurus himpunan mahasiswa program studi (Himapro), serta perwakilan mahasiswa dari lima program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya.

“Ini bagian dari upaya kami menghadirkan proses pemilihan yang terbuka, partisipatif, dan inovatif, demi FIB Unkhair yang lebih maju,” tutup Jainul. ***